Pengikut

Minggu, 11 November 2012

Just cappucino



 calon karyaku,tapi masih bingung untuk ngelanjutinya.

masalahnya akhir2 ini saiianya sibuk gag ada waktu buat mikir kelanjutan karya saiia ini....
semoga puas,,,biar ntar semangat buat ngelanjutinya lagi....;)
  
1.coklat panas yang mendingin
dari sudut sekeliling kota.......
desiran angin melambai lembut menyentuh rambut...
selingan musik klasik dari sebagian distro yang masih setia menemani pengunjung
menambah suasana syahdu tercipta tanpa sebuah aba-aba sekalipun.........
detik berubah menjadi menit ,,,
menit pun segera menjelmakan diri menjadi jam,,,,,
permpuan tembem berambut kerinting ikal yang tergerai panjang ,melirik jam bermerk-an guess dengan sentuhan biru muda nan simple telah menunjukan pukul 11.30 malam.
Segera mengambil aba-aba dan bersiap untuk berjalan cepat,bahkan lari.dikejarnya waktu yang hampir menuju ke-tengah malam, yang terus saja berputar tanpa mempedulikan nasib perempuan tersebut.
Drrt,,,,drrtt..!!hape perempuan tembem itu bergetar.
Di ambilnya samsung galaxy wave silver dari sakunya.
“Halo juga!!!”jawab perempuan tembem itu.
“Di mana sekarang ???”seru perempuan yang menelponya.
“Di jalan,OTW kost-kost-an”.ucap si perempuan tembem nan berambut ikal itu.
“Iya ...!!!gue segera dateng kog!!! “Ulang si perempuan tersebut  yang semakin gemes dengan orang yang menelponya itu.
Semilir angin malam makin mejadi-jadi sajja,,,,
Suasana malam semakin tak  bersahabat dengan kondisi si perempuan tembem itu,dia masih dalam kondisi berseragam sekolah menengah atas  lengkap.
“Sial...!!!hape gue lobet” desah perempuan tembem itu.
Rintik hujan pun perlahan mulai menyerangnya seorang diri di trotoar.
Segera di ambilnya jaket polkadot abu-abu dari tas ranselnya.tanpa pikir panjang,karena dia terlalu sering berpikir pendek tak peduli akibatnya nanti.dia segera berlari tanpa henti menuju kost-kostanya di daerah Bandung sajja.
Dirasakanya setiap hantaman lembut sang rinai hujan yang mengenai tubuh dan wajahnya,,,,,
Lunturlah make-up,partner setia yang menemani perempuan temem berambut ikal menjalani aktifitasnya sepanjang hari.
Larinya makin mengencang,berusaha menghindar dari hujan yang makin deras saja.
Tuut,,,,tuut....
Klakson mobil honda jazz silver melaju dari arah berlawan.
Hhaaaaah,,,,,!!!!!teriak seseorang yang terdengar sangat terkagetkan.
Gubrak,,,!!!!suara muncul seperti ada yang terjatuh.
Pemilik honda jazz silver segera  membuka pintu dan segera menghampiri apa sebenarnya yang telah terjadi.
Dilihatnya gadis berparas tembem dan berambut ikal tergerai tergeletak lemah seraya mengelu-elukan lututnya yang penuh luka gores.
“Mana mata loe!!”sentak perempuan  itu sengit.
“Ini mata gue”,sahut  lelaki pemilik honda jazz silver,sambil menunjuk ke arah matanya.
“Loe gag napa-napa kan?”seru lelaki itu.sambil menatap mata perempuan itu iba.
“Maaf,gue gag perlu di kasihani”,ucap perempuan itu seraya mengetahui apa arti dari pandangan pemilik honda jazz silver itu.
“bunga?”
“bunga alexa?” seru  lelaki pemilik mobil itu.
“Apa???” bunga merasa bingung dan diam seribu bahasa.
”kog bisa tahu nama gue” bisik bunga dalam hati.
“Sorry,nama loe majang,jadi gue baca ajja”,ucap lelaki itu ringan seakan tanpa beban.
Bunga pun menatapnya penuh amarah,di baliknya badan dan segera berlari meninggalkan lelaki tersebut seorang diri berhujan ria.
____: )____
“Fuih,,,,,”
Bunga menghela nafas,sembari berlari menuju kamar mandi untuk membrsihkan dirinya setelah seharian di penuhi penat.
“bunga,,bunga,,,,!”seru perempuan berlesung pipit.
What’s up sis,gue di sini brend ” jawabnya ringan.
Bunga mengambil kotak P3K dan meraih antiseptic di dalamnya.membersihkan satu per satu luka gores tersebut sambil mengrnyitkan dahi sebagai pertanda lukanya cukup perih.
“Loe kenapa?”tanya brenda penasarn.
“Gag pa-pa kok,ini Cuma luka gores biasa,tadi gue jatuh di trotoar ajja” jawab bunga dengan kebohongan belaka.
Brenda pun segera membalikan badanya dan pergi meninggalkanya ke dapur.
Bunga pun di sibukan dengan luka dan bertanya-tanya,”siapa sii,lelaki itu,sok kenal banget.seharusnya tuh loe yang mbersihin luka gue.!”keluh   bunga dalam hati.
Brenda mengulurkan secangkir coklat hangat,barusan baru di angkat.bunga pun memulai perbincangan dengan brenda,temen kost-kostan yang plus-plus temen kuliah bunga.
Perbincangana berhenti sejenak.separti ada sesuatu yang diingat oleh brenda.branda pun beranjak dari duduknya dan meletakan secangkir coklat yang masih hangat.
“Nih,” brenda mengulurkan surat beramplop biru muda  kepada bunga.
“ini,gue tadi dapet dari kak samuel,katanya loe mbalesnya lewat e-mail ajja”jelas brenda kepada sohib-nya itu.
Dengan rasa heran,bunga menerima surat itu dan bergumam dalam hati “tumben-tumbenan kak samuel ngirim aku surat”.
At.23.45
To:bunga
Sorry,kakak besok harus berangkat ke jerman.mendadak karena memang sudah mepet.thank’s atas semuanya.
Sincerely
Samuel

Di bukanya perlahan,berharap jangan ada bagian dari surat tersebut yang robek.








Serasa dunia bagai berhenti dan perlahan terjatuh dari porosnya.begitu pula hatinya,hatinya terasa beku,jantungnya berderap cepat serasa akan pecah.Di remasnya surat itu,nadira pun perlahan mengernyitkan dahi dan mengalirkan beberapa rinai dan berubah menjadi banjiran rinai.
Hening malam semakin membuat bunga terbawa melow yang sungguh.
Di biarkanya secangkir coklat sendiri di atas meja kerjanya.
Diraihnya coklat tersebut,tanpa sadar ternyata telah mendingin bersamaan dengan perasaanya yang terombang-ambing.
____: )_____
Berjalan,namun bukan serasa beranjak,,,,
Melihat namun bukan serasa menyaksikan,,,,,,
Bernafas,,,,
Hanya itu serasa kedamaian muncul menyertai relung jiwa yang terpojokkan,,,,
Mengalirkan sejuknya oksigen dan menghamburkan jutaan karbon dioksida,,,,
Jemari hanya bisa menari,tak bisa menjadi pengawal sejati,,,,,
Jemari juga bukan serasa pengacara kehidupan yang penuh ketiada akalan...
Hanya saja,,,
Jemari saksi bisu yang sangat teramat terlupakan,,
Entah lah karna faktor apa......????
Coretan tinta merah tertera jelas dalam memori otak bunga,layaknya darah yang mengalir dari urat nadi yang tersengajakan terhembas ganasnya silet.
Bibirnya teramat kaku menghadapi pahit getir  rasa kehidupan.
Lidah yang tak bertulang,serasa memiliki tulang sejati yang keras tak bisa tergretakkan.
Mata teramat lebam,layaknya tonjokan sang chris jhon mampir menyapanya.
Bunga menghadap ke arah cermin,tempat biasanya dia bersolek diri.
Perlahan menundukkan kepala,malu melihat dirinya terhadap bayangannya.

2.nomor baru
Halte bis terlihat sangat lengang,di lihat sekelilingnya dan menyingkap jas seragam sekolah ke pundaknya.menghela nafas panjang karna di lihtnya sedari tanpa satu pun bis yng lewat.
Hening.
Suara telpon berdering dari salah seorang anak sebayanya yang duduk manis di sebelahnya. di raihnya handphone nokia C3 tersentuh warna biru dongker.gadis berambut ikal terikat kuda memperhatikan gadis berambut cepak dengan model segi sasak menjawab telponya.
Tiba – tiba dari arah kanan halte terdengar bunyi klakson avanza.tepat berhenti di hadapan gadis berambut cepak itu.keluarlah seorang pemuda berpawakan tegap dan berambut licin,seperti jelly yang dipakainya sangat banyak.di peluknya gadis itu,dan dengan segera pemuda itu menariknya untuk segera naik ke avanza-nya.
Gadis berambut ikal terikat kuda pun hanya bisa melihatnya dan perlahan mulai hilang dari tusuran jalan yang di pandanginya.
Rintik hujan perlahan mulai menyergapnya seorang diri.lembut memang rintikanya,namun keras bila terus berhadapan denganya seorang diri.
Di lihat jam tanganya yang telah menunjukan pukul 16.25.
Dari arah tadi,arah kanan halte.munculah honda jazz hitam,yang berhenti tepat di mana dirinya berdiri sekarang.
“maaf sayang,tadi kakak ada kuliah tambahan”seru kakak gadis berambut ikal teikat kuda itu.
“hm,lain kali nyuruh  kak billy ajja”keluh gadis itu.
___________
Pagi terlihat cerah ceria.berteman ramah dengan sinar sang surya yang menghangatkan.tiba-tiba bunga merasa gag enak badan.”hm,,,gara-gara kemaren ujan-ujanan sekarang malah kayak gini” kesahnya dalam hati.dia berjalan menuju meja makan dengan terseok-seok.
di raihnya tas selempang abu-abu di atas meja makannya.“Kakak,aku berangkat dulu” pamitnya kepada sang kakak.
“nggak perlu di anter nih ceritanya?” goda kakaknya.
Dengan sikap agak terburu-buru,bunga segera membalikkan badan ke arah kakaknya.
“kak stevy,bunga buru-buru,hari ini ada janji ma temen” jawabnya sengit.
“oh,ya udah berangkat aja sekarang” acuh kak stevy.
Di hela nafas yang panjang oleh bunga,dengan lirikan sinisnya dia pun kembali ke arah kakanya dan mengambil roti,sarapan kakaknya  dengan cara menyerobot.”thank’s kak” seru bunga.
“Hhuuuh,,,,,” hanya kata itu yang di dengar bunga saat membalikan badan dan berlari-lari kecil.
______
“Hey nad” sapa mario.”hey juga” jawabnya sedikit terbata-bata.tiba-tiba nyeri menyerang kepala nadira,perutnya terasa seperti di tusuk-tusuk,matanya pun mulai berkunang-kunang.”loe gag pa-pa kan nad” ucap mario.”gag pa-pa”jawabnya singkat.
“Ayok sambil jalan ajja ceritanya”ajak maario.”hm,he-em dach”nadira menjawabnya.mario terus saja cerita panjang lebar,ini dan itu.serasa kepala nadira mau pecah aja.nadira hanya mengangguk beberapa kali sabagi tanda kalau dia paham dengan cerita mario,walau sebenarnya dia gag memperhatikan kata per kata yang di ceritakan mario yang di ucap.”ayok cepet donk nad jalanya”ucap mario,kini dia dalam posisi memimpin dan nadira mengikutinya.”oh he-eh”kata itu,kata terakhira yang di dengar oleh mario,nadira menjawabnya dengan nada lemah.
Mario merasa gag sabar,karna dia dan nadira sudah di tungg dari tadi oleh bu amanda,guru privat mereka.di baliknya badan mario.setelah dia menghadap ke arah nadira,dia telah melihtnya dalam kondisi tak sadarkan diri,dan tergletak di lantai.
Segera mario menggendong nadira bergegas ke uks.untunglah saat itu mereka berada tidak begitu jauh dari uks.5 menit lagi jam istirahat usai. mario membiarkan nadira berbaring di kasur putih sendirian.tiba-tiba dari arah berlawanan muncullah kak sam.dengan raut muka kaget mario menyunggingkan seulas senyum kaget.
“eh,kak sam.ada apa ke uks kak”?tanyanya.”oh,gag pa-pa ri,gua Cuma pengen ngehindar ajja dari ulangan fisika”jawabnya.”ya udah gua mau ke kelas dulu ya kak”pamitnya pada samuel.
Bersambung....................





Tidak ada komentar:

Posting Komentar