calon karyaku,tapi masih bingung untuk ngelanjutinya.
masalahnya akhir2 ini saiianya sibuk gag ada waktu buat mikir kelanjutan karya saiia ini....
semoga puas,,,biar ntar semangat buat ngelanjutinya lagi....;)
1.coklat panas
yang mendingin
dari sudut sekeliling kota.......
desiran angin melambai lembut menyentuh rambut...
selingan musik klasik dari sebagian distro yang masih
setia menemani pengunjung
menambah suasana syahdu tercipta tanpa sebuah aba-aba
sekalipun.........
detik berubah menjadi menit ,,,
menit pun segera menjelmakan diri menjadi jam,,,,,
permpuan tembem berambut kerinting ikal yang tergerai
panjang ,melirik jam bermerk-an guess dengan sentuhan biru muda nan
simple telah menunjukan pukul 11.30 malam.
Segera mengambil aba-aba dan bersiap untuk berjalan
cepat,bahkan lari.dikejarnya waktu yang hampir menuju ke-tengah malam, yang
terus saja berputar tanpa mempedulikan nasib perempuan tersebut.
Drrt,,,,drrtt..!!hape perempuan tembem itu bergetar.
Di ambilnya samsung galaxy wave silver dari
sakunya.
“Halo juga!!!”jawab perempuan tembem itu.
“Di mana sekarang ???”seru perempuan yang menelponya.
“Di jalan,OTW kost-kost-an”.ucap si perempuan tembem
nan berambut ikal itu.
“Iya ...!!!gue segera dateng kog!!! “Ulang si perempuan
tersebut yang semakin gemes dengan orang
yang menelponya itu.
Semilir angin malam makin mejadi-jadi sajja,,,,
Suasana malam semakin tak bersahabat dengan kondisi si perempuan tembem
itu,dia masih dalam kondisi berseragam sekolah menengah atas lengkap.
“Sial...!!!hape gue lobet” desah perempuan tembem itu.
Rintik hujan pun perlahan mulai menyerangnya seorang
diri di trotoar.
Segera di ambilnya jaket polkadot abu-abu dari
tas ranselnya.tanpa pikir panjang,karena dia terlalu sering berpikir pendek tak
peduli akibatnya nanti.dia segera berlari tanpa henti menuju kost-kostanya di
daerah Bandung sajja.
Dirasakanya setiap hantaman lembut sang rinai hujan
yang mengenai tubuh dan wajahnya,,,,,
Lunturlah make-up,partner setia yang menemani perempuan
temem berambut ikal menjalani aktifitasnya sepanjang hari.
Larinya makin mengencang,berusaha menghindar dari hujan
yang makin deras saja.
Tuut,,,,tuut....
Klakson mobil honda jazz silver melaju dari arah
berlawan.
Hhaaaaah,,,,,!!!!!teriak seseorang yang terdengar
sangat terkagetkan.
Gubrak,,,!!!!suara muncul seperti ada yang terjatuh.
Pemilik honda jazz silver segera membuka pintu dan segera menghampiri apa
sebenarnya yang telah terjadi.
Dilihatnya gadis berparas tembem dan berambut ikal
tergerai tergeletak lemah seraya mengelu-elukan lututnya yang penuh luka gores.
“Mana mata loe!!”sentak perempuan itu sengit.
“Ini mata gue”,sahut lelaki pemilik honda jazz silver,sambil
menunjuk ke arah matanya.
“Loe gag napa-napa kan?”seru lelaki itu.sambil menatap
mata perempuan itu iba.
“Maaf,gue gag perlu di kasihani”,ucap perempuan itu
seraya mengetahui apa arti dari pandangan pemilik honda jazz silver itu.
“bunga?”
“bunga alexa?” seru
lelaki pemilik mobil itu.
“Apa???” bunga merasa bingung dan diam seribu bahasa.
”kog bisa tahu nama gue” bisik bunga dalam hati.
“Sorry,nama loe majang,jadi gue baca ajja”,ucap lelaki
itu ringan seakan tanpa beban.
Bunga pun menatapnya penuh amarah,di baliknya badan dan
segera berlari meninggalkan lelaki tersebut seorang diri berhujan ria.
____: )____
“Fuih,,,,,”
Bunga menghela nafas,sembari berlari menuju kamar mandi
untuk membrsihkan dirinya setelah seharian di penuhi penat.
“bunga,,bunga,,,,!”seru perempuan berlesung pipit.
“What’s up sis,gue di sini brend ” jawabnya
ringan.
Bunga mengambil kotak P3K dan meraih antiseptic
di dalamnya.membersihkan satu per satu luka gores tersebut sambil mengrnyitkan
dahi sebagai pertanda lukanya cukup perih.
“Loe kenapa?”tanya brenda penasarn.
“Gag pa-pa kok,ini Cuma luka gores biasa,tadi gue jatuh
di trotoar ajja” jawab bunga dengan kebohongan belaka.
Brenda pun segera membalikan badanya dan pergi
meninggalkanya ke dapur.
Bunga pun di sibukan dengan luka dan
bertanya-tanya,”siapa sii,lelaki itu,sok kenal banget.seharusnya tuh loe yang
mbersihin luka gue.!”keluh bunga dalam
hati.
Brenda mengulurkan secangkir coklat hangat,barusan baru
di angkat.bunga pun memulai perbincangan dengan brenda,temen kost-kostan yang
plus-plus temen kuliah bunga.
Perbincangana berhenti sejenak.separti ada sesuatu yang
diingat oleh brenda.branda pun beranjak dari duduknya dan meletakan secangkir
coklat yang masih hangat.
“Nih,” brenda mengulurkan surat beramplop biru
muda kepada bunga.
“ini,gue tadi dapet dari kak samuel,katanya loe
mbalesnya lewat e-mail ajja”jelas brenda kepada sohib-nya itu.
Dengan rasa heran,bunga menerima surat itu dan bergumam
dalam hati “tumben-tumbenan kak samuel ngirim aku surat”.
At.23.45
To:bunga
Sorry,kakak besok harus berangkat ke jerman.mendadak
karena memang sudah mepet.thank’s atas semuanya.
Sincerely
Samuel
|
Serasa dunia bagai berhenti dan perlahan terjatuh dari
porosnya.begitu pula hatinya,hatinya terasa beku,jantungnya berderap cepat
serasa akan pecah.Di remasnya surat itu,nadira pun perlahan mengernyitkan dahi
dan mengalirkan beberapa rinai dan berubah menjadi banjiran rinai.
Hening malam semakin membuat bunga terbawa melow yang
sungguh.
Di biarkanya secangkir coklat sendiri di atas meja
kerjanya.
Diraihnya coklat tersebut,tanpa sadar ternyata telah
mendingin bersamaan dengan perasaanya yang terombang-ambing.
____: )_____
Berjalan,namun bukan serasa beranjak,,,,
Melihat namun bukan serasa menyaksikan,,,,,,
Bernafas,,,,
Hanya itu serasa kedamaian muncul menyertai relung jiwa
yang terpojokkan,,,,
Mengalirkan sejuknya oksigen dan menghamburkan jutaan
karbon dioksida,,,,
Jemari hanya bisa menari,tak bisa menjadi pengawal
sejati,,,,,
Jemari juga bukan serasa pengacara kehidupan yang penuh
ketiada akalan...
Hanya saja,,,
Jemari saksi bisu yang sangat teramat terlupakan,,
Entah lah karna faktor apa......????
Coretan tinta merah tertera jelas dalam memori otak
bunga,layaknya darah yang mengalir dari urat nadi yang tersengajakan terhembas
ganasnya silet.
Bibirnya teramat kaku menghadapi pahit getir rasa kehidupan.
Lidah yang tak bertulang,serasa memiliki tulang sejati
yang keras tak bisa tergretakkan.
Mata teramat lebam,layaknya tonjokan sang chris jhon
mampir menyapanya.
Bunga menghadap ke arah cermin,tempat biasanya dia
bersolek diri.
Perlahan menundukkan kepala,malu melihat dirinya
terhadap bayangannya.
2.nomor baru
Halte bis terlihat sangat lengang,di lihat
sekelilingnya dan menyingkap jas seragam sekolah ke pundaknya.menghela nafas
panjang karna di lihtnya sedari tanpa satu pun bis yng lewat.
Hening.
Suara telpon berdering dari salah seorang anak
sebayanya yang duduk manis di sebelahnya. di raihnya handphone nokia C3
tersentuh warna biru dongker.gadis berambut ikal terikat kuda memperhatikan
gadis berambut cepak dengan model segi sasak menjawab telponya.
Tiba – tiba dari arah kanan halte terdengar bunyi
klakson avanza.tepat berhenti di hadapan gadis berambut cepak itu.keluarlah
seorang pemuda berpawakan tegap dan berambut licin,seperti jelly yang
dipakainya sangat banyak.di peluknya gadis itu,dan dengan segera pemuda itu
menariknya untuk segera naik ke avanza-nya.
Gadis berambut ikal terikat kuda pun hanya bisa
melihatnya dan perlahan mulai hilang dari tusuran jalan yang di pandanginya.
Rintik hujan perlahan mulai menyergapnya seorang
diri.lembut memang rintikanya,namun keras bila terus berhadapan denganya
seorang diri.
Di lihat jam tanganya yang telah menunjukan pukul
16.25.
Dari arah tadi,arah kanan halte.munculah honda jazz
hitam,yang berhenti tepat di mana dirinya berdiri sekarang.
“maaf sayang,tadi kakak ada kuliah tambahan”seru kakak
gadis berambut ikal teikat kuda itu.
“hm,lain kali nyuruh
kak billy ajja”keluh gadis itu.
___________
Pagi terlihat cerah ceria.berteman ramah dengan sinar
sang surya yang menghangatkan.tiba-tiba bunga merasa gag enak
badan.”hm,,,gara-gara kemaren ujan-ujanan sekarang malah kayak gini” kesahnya
dalam hati.dia berjalan menuju meja makan dengan terseok-seok.
di raihnya tas selempang abu-abu di atas meja makannya.“Kakak,aku
berangkat dulu” pamitnya kepada sang kakak.
“nggak perlu di anter nih ceritanya?” goda kakaknya.
Dengan sikap agak terburu-buru,bunga segera membalikkan
badan ke arah kakaknya.
“kak stevy,bunga buru-buru,hari ini ada janji ma temen”
jawabnya sengit.
“oh,ya udah berangkat aja sekarang” acuh kak stevy.
Di hela nafas yang panjang oleh bunga,dengan lirikan
sinisnya dia pun kembali ke arah kakanya dan mengambil roti,sarapan
kakaknya dengan cara menyerobot.”thank’s
kak” seru bunga.
“Hhuuuh,,,,,” hanya kata itu yang di dengar bunga saat
membalikan badan dan berlari-lari kecil.
______
“Hey nad” sapa mario.”hey juga” jawabnya sedikit terbata-bata.tiba-tiba
nyeri menyerang kepala nadira,perutnya terasa seperti di tusuk-tusuk,matanya
pun mulai berkunang-kunang.”loe gag pa-pa kan nad” ucap mario.”gag
pa-pa”jawabnya singkat.
“Ayok sambil jalan ajja ceritanya”ajak maario.”hm,he-em
dach”nadira menjawabnya.mario terus saja cerita panjang lebar,ini dan
itu.serasa kepala nadira mau pecah aja.nadira hanya mengangguk beberapa kali
sabagi tanda kalau dia paham dengan cerita mario,walau sebenarnya dia gag
memperhatikan kata per kata yang di ceritakan mario yang di ucap.”ayok cepet
donk nad jalanya”ucap mario,kini dia dalam posisi memimpin dan nadira
mengikutinya.”oh he-eh”kata itu,kata terakhira yang di dengar oleh mario,nadira
menjawabnya dengan nada lemah.
Mario merasa gag sabar,karna dia dan nadira sudah di
tungg dari tadi oleh bu amanda,guru privat mereka.di baliknya badan
mario.setelah dia menghadap ke arah nadira,dia telah melihtnya dalam kondisi
tak sadarkan diri,dan tergletak di lantai.
Segera mario menggendong nadira bergegas ke
uks.untunglah saat itu mereka berada tidak begitu jauh dari uks.5 menit lagi
jam istirahat usai. mario membiarkan nadira berbaring di kasur putih
sendirian.tiba-tiba dari arah berlawanan muncullah kak sam.dengan raut muka
kaget mario menyunggingkan seulas senyum kaget.
“eh,kak sam.ada apa ke uks kak”?tanyanya.”oh,gag pa-pa
ri,gua Cuma pengen ngehindar ajja dari ulangan fisika”jawabnya.”ya udah gua mau
ke kelas dulu ya kak”pamitnya pada samuel.
Bersambung....................


Tidak ada komentar:
Posting Komentar