Pengikut

Senin, 12 November 2012

KARYA ANAK BANGSA (just me)



_JANJI SANG SENJA_
kala mentari mulai surup
&
badai mulai begrejolak
kasih ini tetap di sini
&
tetap utuh
dengan berselimut kesetiaan dan kepercayaan
&
terkadang gejolak api ini masih simpang siur
kemudian......
dengan ikhlasnya memporak porandakan
ikatan yang suci itu,
mungkin tatkala aku terbaring lunglai
di bawah langit senja
janji itu akan ku minta
sesuai dengan kemampuan dan kesanggupanku dalam memilih kepastian



ketika rindu itu
senandung alunan itu......
mengalir lembut terhempas semilir angin
memadukan lirik dengan nada yang selaras
bagaikan tarian jemari sang mozart
sendu memang di hadapi
namun rindu bila di hayati....
memang!!!
terlalu sering rinai hujan menemaniku dalam kesendirian
tatkala pelukan erat mendarat mendekap padaku
kala rinai hujan membasahi ragaku
dalam kerinduan yang tak bisa ku ungkapkandalam bentuk
hukum aljabar ataipun kirchoff.
karena rindu itu tak dapat di ukur dengan apapun


kala senja mengundang malam
saat keluh kesah menetap dalam relung
saat itu juga gejolak api mendorong
hembusan angin menuju lubang keputusasaan
gelap...!!!
mata ini meraba cahaya
gelap....!!!
hati ini teramat kosong & hampa
deruan halilintar hadir
ibarat,
gejolak api yang memuncak
perlahan namun pasti
butiran lembut sang rinai hujan
menemaniku dalam kesunyian malam.
kala senja,adalah kebahagiaanku
kala malam menyapa,adalah nestapaku



THIS IS MY PAGE PART VI
Takaran cintaku untuk-Mu
Nyawaku serasa melayang di terjang angin,,,,
Meliup-liup bak buih-buih yang berterbangan,,,,
Aku sendiri berpelipur lara mengharapkan kehadiran itu,,,,,,
Merasa sebagai budak yang tak pantas tuk di hina,,,,
Namun,,,,,,,,
Kini ku merasa nyawaku terperanjat tersayat belati,,,,,
Maaf,,,,,
Imanku terlalu mudah goyah,,,,
Aku tak bisa merasakan apa itu khusyu’......
Berharap akan pembelaan itu datang,,,,
Yaa rabb,,,,,
Hanya Engkaulah tempat ku mengadu,,,,,,,
Kuatkanlah imanku,,
Layaknya para petinggi agama di sana,,,,,,
Karena ku cinta Kau,,,,
Tak terhingga itulah takaran cintaku untuk Mu,,,,,,,,,


SIAPAKAH AKU?????

Nyaliku menciut searah waktu yang terus berjalan,,,,,
Berperangaikan roda kehidupan yang terus berputar......
Aku berpelipur lara bak mentari yang takan bisa menyinari selamanya,,,,,
Seakan hidup di kota mati yang hampa akan kenyataan dan harapan,,,,
Mungkin dunia takkan bisa menjawab pertanyaanku,,,,,,
Mengartikannya saja tak bisa...
Apalah arti semua itu,,,,,
Mungkin de javu,,,,,,,
Ini hidupku,,,,biarlah aku yang akan mengembara melewati terjangan samudra dan teriknya matahari,,,,,,,karena aku bukanlah seseorang yang telah pupus,,,,,,,
Created by:
_Sang imajiner ulung_